Thursday, 8 March 2018

Konsep Ilmu dalam Islam

Konsep Ilmu dalam Islam*
Adnin Armas, M.A.
Direktur Eksekutif INSISTS


Epistemologi berasal dari bahasa Yunani kuno, έπιστεήε yang bermakna pengetahuan dan λογος yang artinya kata, logika, akal, diskursus, teori. Epistemologi bermakna diskursus ataupun teori mengenai ilmu. Dengan perkataan lain, materi pembahasan dalam epistemologi adalah ilmu. Dalam epistemologi, akan dibahas misalnya, mengenai proses/cara mendapat ilmu, sumber-sumber ilmu dan klasifikasi ilmu, teori tentang kebenaran, dan hal-hal lain yang terkait dengan filsafat ilmu.

Teori ilmu yang berkembang pada abad modern menunjukkan telah terjadi perceraian antara ilmu dan agama. Akibatnya, berbagai aliran pemikiran/ideologi muncul yang menentang agama Kristen dan Yahudi yang dominant di Barat. Ajaran agama semakin terpinggirkan dan tidak bisa lagi dikaitkan dengan ilmu pengetahuan sebagaimana yang terjadi pada zaman pertengahan Barat. Makalah ringkas ini akan memaparkan konsep ilmu dalam Islam dan mengaitkannya dengan persoalanpersoalan krisis epistemologis sehingga diperlukan solusisolusi untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut.

Islam dan Konsep Ilmu
Islam sangat menghargai sekali ilmu. Allah berfirman dalam banyak ayat al-Qur’an supaya kaum Muslimin memiliki ilmu pengetahuan. Al-Qur’an, al-Hadits dan para sahabat menyatakan supaya mendalami ilmu pengetahuan. Allah berfirman yang artinya : "Katakanlah" Apakah sama, orang-orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui?” Hanya orang-orang yang berakal sajalah yang bisa mengambil pelajaran.” Allah juga berfirman yang artinya : «Allah mengangkat orang-orang yang beriman daripada kamu dan orang-orang yang diberi ilmu dengan beberapa derajat.»

Baca selengkapnya DISINI

No comments:

Post a Comment