Saturday, 3 March 2018

Khutbah ‘Idul Fithri 1431 H/2010M

Khutbah ‘Idul Fithri 1431 H/2010M
Di Pondok Pesantren Maskumambang, Gresik, Jawa Timur

Oleh: Dr. H. Adian Husaini


TAQWA DALAM KEHIDUPAN PRIBADI, BERBANGSA DAN BERNEGARA

o0o

Ma’asyiral muslimin, rahimakumullah. Di pagi hari ini, di hari yang suci, Hari Raya Idul Fithri, kita sadar, bahwa kita semua termasuk manusia yang beruntung; karena masih diberi nikmat oleh Allah SW, nikmat iman, nikmat umur, nikmat kesehatan fisik dan jiwa, dan berbagai nikmat Allah lainnya, yang tidak mungkin kita hitung, sehingga kita semua dapat menghadiri shalat Idul Fithri tahun 1431 Hijriah, dalam keadaan aman dan sejahtera. Mudah-mudahan ini bukan Iedul Fithri yang terakhir, karena kita berharap, tahun depan masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk menemui Ramadhan lagi, agar kita dapat beribadah lebih baik lagi.

Kita wajib bersyukur, sebab Allah sudah mengingatkan kita:

Jika kamu bersyukur, maka Kami akan menambah nikmat Kami; Dan jika kamu kufur, maka sungguh azab Kami sangatlah pedih. (QS Ibrahim:7)

Mengapa kita tidak bersyukur, padahal saat ini begitu banyak umat manusia yang masih tersesat dalam kejahilan dan kekufuran. Bahkan, betapa banyak yang memusuhi dan berusaha menghancurkan Risalah Nabi Muhammad SAW. Padahal, misi Nabi Muhammad SAW adalah membawa rahmat bagi seluruh alam. (QS al-Anbiya’:107).

Bahkan, hari-hari ini kita dengar, ada orang-orang kafir yang berencana akan membakar al-Quranul Karim. Kita doakan semoga mereka sadar akan kejahilan mereka dan mau menerima cahaya kebenaran Islam. Mereka kafir dan membenci Islam, mungkin karena tidak tahu, mungkin karena rasa kebencian dan kedengkian yang terlalu dalam, sehingga tidak sanggup lagi menerima cahaya kebenaran. Khatamallaahu ‘alaa quluubihim, wa ‘alaa sam’ihim, wa ‘ala abshaarihim ghisyaawah.

Karena itu, sekali lagi, kita bersyukur, karena kita sekarang menjadi orang Muslim. Kita Muslim bukan hanya karena keluarga dan lingkungan kita Muslim, tetapi karena kita yakin dengan kebenaran agama kita. Kita yakin, satu-satunya ad-Din yang diridhai Allah adalah ad-Dinul Islam. Kita yakin, Allah hanya menerima ad-Dinul Islam. Dan barang siapa yang mencari ad-Din selain Islam, pasti tidak akan diterima oleh Allah dan di akhirat nanti termasuk orang-orang yang merugi. (QS 3:19, 85).

Baca selengkapnya DISINI

No comments:

Post a Comment