Thursday, 17 August 2017

MEMBUAT DREAM BOOK ANDA SENDIRI



MEMBUAT DREAM BOOK ANDA SENDIRI

Banyak dari orang sukses mengawali kesuksesan mereka dengan membuat daftar mimpi mereka, sampai sekarang dikenal dengan teknik ‘Dream Book’. Dengan berbekal sebuah buku yang berisi daftar mimpi-mimpi, siapa pun dapat meraih kesuksesan, asalkan mau berusaha untuk mewujudkan satu per satu mimpi tersebut.

Anda masih belum tahu bagaimana cara membuat ‘Dream Book’ yang baik, maka Anda harus mempelajari teknik SMART berikut ini:

1.       S = Spesifik
Impian yang Anda miliki harus dapat di definisikan dan di deskripsikan dengan detail serta tidak bersifat umum. Hal ini diharuskan agar impian Anda dapat dengan mudah untuk diwujudkan.
Contoh:
Jika Anda mengatakan “Ingin membahagiakan keluarga”, maka itu masih bersifat umum, tetapi jika Anda katakana bahwa “Liburan sekolah tahun depan, pada bulan Juni, saya ingin membawa anak-anak dan istri ke Disney Land di Hongkong”.

2.       M = Measurable
Impian Anda harus terukur dengan jelas, berapa nilainya, jumlah, waktunya sampai bagaimana tahap pencapaiannya.
Contoh:
Jika Anda ingin memiliki sebuah mobil, Anda harus tahu berapa harga mobil tersebut? Putuskan apakah Anda akan membelinya secara tunai atau kredit? Berapa penghasilan per bulan yang harus dapatkan untuk mewujudkan impian tersebut?

3.       A = Attainable
Impian yang ingin diwujudkan juga harus memiliki batas waktu atau tertarget waktu yang realistis dan bukan khayalan. Rencana yang Anda buat pun harus searah dengan impian Anda sendiri. Jangan sampai Anda memiliki impian memanen Jagung tapi Anda malah menanam Rumput Liar.

4.       R = Reasonable
Anda harus memiliki alasan yang kuat mengapa impian Anda itu harus Anda wujudkan. Tuliskanlah alasan-alasan tersebut dalam ‘Dream Book’ Anda, sehingga setiap kali Anda membuka kembali buku impian tersebut akan memberikan kekuatan yang luarbiasa karena Anda ingat kembali alasan-alasan membangun bisnis ini.

5.       T = Time Frame
Impian yang ingin Anda wujudkan harus memiliki batas waktu yang jelas, memiliki tahap-tahap pencapaian yang bertahap yang mudah dibayangkan sehingga membuat Anda lebih merasa mudah untuk mencapainya. Dengan tercapainya impian setahap demi setahap membuat Anda lebih jadi lebih semangat. Karena itulah, mengapa goal yang besar harus dipecah menjadi goal yang lebih kecil. Goal 3-6 tahun harus dipecah menjadi goal per tahun. Goal per tahun harus dipecah menjadi goal per bulan. Kemudian goal per bulan harus bisa diterjemahkan menjadi jadwal mingguan hingga harian. Seperti apa saja yang harus dilakukan. Tanpa adanya ‘time frame’, Anda dengan mudah terlena dan menunda pekerjaan.

Dengan menggunakan teknik SMART diatas, Anda dapat dengan mudah membuat daftar impian dalam ‘Dream Book’ yang baik, tertarget dan jelas apa saja yang akan dicapai. Sudahkah Anda memiliki ‘Dream Book’ Anda sendiri? Yuk list impian Anda sekarang juga!

No comments:

Post a Comment