Sunday, 6 August 2017

Mau Sukses? Yuk, Rancang Strategi Hidup Kita!



Mau Sukses?
Yuk, Rancang Strategi Hidup Kita!

Punya impian? Cita-cita? Atau tujuan yang besar dalam hidup Anda? Maka wujudkanlah, sebab orang yang tidak memiliki impian, cita-cita dan tujuan dalam hidupnya tidak akan terarah. Karena dia tidak tahu apa yang harus dituju dalam hidupnya dengan pasti. Ibaratnya berjalan tapi tidak tahu kemana tujuannya, maka, tidak pernah sampai ke tujuan. Orang yang seperti ini sudah bisa dipastikan tidak memiliki gairah dalam hidupnya.

Berbahagialah bagi Anda yang sudah memiliki impian, tujuan atau cita-cita dalam hidupnya. Selanjutnya tinggal bagaimana cara mewujudkannya. Nah, jika ingin mencapai tujuan atau impian dan cita-cita yang sudah ada dalam otak, berarti kita harus menjalani tahapan-tahapan agar semua terwujud. Maka, tahapan-tahapan itu akan bisa terlewati jika kita mempunyai strategi.

Strategi berasal dari bahasa Yunani strategos, artinya ‘komandan militer’. Kata ini digunakan karena biasanya komandan militerlah yang merancang strategi perang agar bisa menang. Dalam ensiklopedia bebas disebutkan bahwa strategi adalah sebagai pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu. Di dalam strategi yang baik terdapat koordinasi tim kerja, memiliki tema, mengidentifikasi faktor pendukung yang sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan secara rasional, efisien dalam pendanaan, dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara efektif. Strategi itu agak berbeda dengan taktik, karena taktik memiliki ruang lingkup yang lebih sempit dan waktu yang lebih singkat.


Sekarang kita bahas bagaimana cara menentukan strategi hidup. Dalam sebuah buku berjudul And The Star is Me karya Afifah Afra disebutkan paling tidak ada 4 langkah dalam menyusun strategi hidup, diantaranya:

1.      Merencanakan program hidup (planning)
Program hidup itu sendiri dibagi 3, yakni: program jangka panjang (25 - 30 tahun). Jangka menengah (5 – 10 tahun), dan jangka pendek (1 – 5 tahun).

2.      Melakukan pengaturan terhadap pelaksanaan program yang telah dibuat (organizing)
Program-program tersebut tidak hanya sekedar dirancang, tetapi juga diatur. Mana yang harus didahulukan, mana yang bisa diakhirkan. Apa-apa saja yang perlu diusahakan agar program tersebut tercapai. Inilah yang disebut dengan pengorganisasian.

3.      Melaksanakan apa-apa yang telah diprogramkan (actuating)
Ini adalah hal yang sangat penting, pelaksanaan! Meskipun Anda punya banyak cita-cita, impian dan tujuan yang setinggi langit, tetapi jika tidak pernah direalisasikan, setidaknya diusahakan atau diperjuangkan, berarti sama saja bohong. Ibarat membuat undang-undang atau membuat pembangunan di ‘Republik Mimpi’. So, saatnya bangun! Berfikirlah, mulai laksanakan dari hal terkecil dan kerjakan semampunya, semaksimal mungkin dan sekerang juga laksanakan! Jangan sampai menunggu menit-menit selanjutnya atau Anda akan kehilangan kesempatan.

4.      Mengontrol pelaksanaan program yang ada (controlling)
Pengontrolan akan menyempurnakan apa yang sudah kita lakukan. Dari pengkontrolan yang kuat, maka kita akan mampu mengevaluasi apa saja sih yang sebenarnya masih bisa kita lakukan dalam waktu cepat, mana yang harus diganti, mana yang harus disesuaikan dan sebagainya.
 
Jika hidup Anda sudah memiliki strategi seperti ini rancangannya, itu merupakan hal bagus, maka hidup Anda juga akan lebih terarah, teratur dan efektif. Kereeennn dech!!

No comments:

Post a Comment