Sunday, 16 July 2017

Inspirasi dari Kisah Robert Kiyosaki



Inspirasi dari Kisah Robert Kiyosaki

Robert Kiyosaki dibesarkan di Hawaii. Dia berasal dari keluarga pendidik yang terkenal. Ayah Robert adalah kepala pendidikan untuk Negara Bagian Hawaii.

Setelah SMU Robert melanjutkan di New York dan setelah lulus ia bergabung dengan US Marine Corps dan pergi ke Vietnam sebagai perwira dan pilot helikopter yang bersenjata. Namun pada akhirnya karir ini ia tinggalkan.

Pada tahun 1977, Robert mendirikan sebuah perusahaan yang memproduksi dompet “Surfer” dari bahan dasar velcro dan nilon yang pertama di pasaran. Produk itu kemudian berkembang menjadi produk dunia yang menghasilkan uang jutaan dollar. Robert dan produknya itu ditampilkan dalam majalah Runner’s World, Gentlemen Quaterly, Success Magazine, Newsweek, dan bahkan Playboy.

Sebelum sukses, Robert Kiyosaki sangat miskin. Saat itu ia dan Kim, istrinya, tidak punya tempat tinggal. Mereka hanya mempunyai sedikit sisa tabungan dan tidak mempunyai pekerjaan yang layak. Mereka hidup di dalam sebuah mobil Toyota coklat usang dengan kursi reclining yang berfungsi sebagai tempat tidur.

Gagasan sebuah pekerjaan yang aman dan menjamin dengan slip gaji bulanan memang sangat menggoda. Meskipun serba kekurangan mereka tidak berniat untuk menjadi seorang pegawai. Saat itu yang mereka lakukan hanyalah bekerja serabutan dan mendapat beberapa dollar di sana sini. Mereka terus berjuang demi kehidupannya. Hidup dari hari ke hari, di tepi jurang kehancuran keuangan.

Tahun 1985 adalah tahun terburuk hidup mereka. Mereka tetap tidak berpikir untuk menjadi seorang pegawai. Walaupun mereka tahu, mereka bisa mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang tinggi, aman, dan menjamin. Namun mereka menghiraukan itu semua. Mereka sama-sama lulusan perguruan tinggi, dengan ketrampilan bekerja yang bagus dan etos kerja yang kuat. Sekali lagi, mereka tidak mencari keamanan pekerjaan untuk menjadi seorang pegawai. Namun mereka mencari kebebasan keuangan. Berhasilkah mereka?

Ternyata pada tahun 1989 mereka sudah menjadi jutawan. Meskipun tampak berhasil secara keuangan di mata orang-orang, namun saat itu mereka tetap belum mencapai impian mereka. Mereka belum puas dengan apa yang telah mereka dapatkan. Mereka belum meraih kebebasan finansial sejati. Masih diperlukan waktu sampai tahun 1994. Saat itulah mereka sudah tidak perlu lagi bekerja seumur hidup mereka. Mereka berdua sudah memperoleh kebebasan finansial. Saat itu Robert berumur 47 dan istrinya berumur 37.

Sering kita mendengan orang berkata, “Dibutuhkan uang untuk menghasilkan uang.” Namun bagi Robert hal itu tidak berlaku. Ia bisa membuktikan dari kondisinya yang miskin di tahun 1985, dan ia bisa menjadi jutawan di tahun 1989. Usaha itu terus berlanjut hingga tahun 1994. Ia temukan kebebasan finansial. Saat itu mereka tidak membutuhkan uang untuk kehidupan mereka.

Apa rahasia Robert bisa kaya mendadak seperti itu? Padahal mereka tidak mempunyai uang ketika memulainya, bahkan mereka memiliki hutang. Mereka juga tidak mempunyai pendidikan formal yang tinggi. Hanya mempunyai ijazah perguruan tinggi. Ternyata rahasianya adalah tidak diperlukan pendidikan yang tinggi untuk mencapai kebebasan finansial. Kebebasan finansial tidak ada hubungannya dengan apa yang dipelajari di perguruan tinggi.

Seperti yang Robert Kiyosaki katakan, “Banyak orang sukses meninggalkan bangku sekolah tanpa memperoleh ijazah perguruan tinggi. Orang-orang seperti Thomas Edison, pendiri General Electric; Henry Ford, pendiri Ford Motor Co; Bill Gates, pendiri Microsoft; Ted Turner, pendiri CNN; Michael Dell, pendiri Dell Computers; Steve Jobs, pendiri Apple Computers; dan Ralp Lauren, pendiri Polo.”

Ternyata pendidikan perguruan tinggi itu hanya penting untuk profesi tradisional, namun tidak bagi cara orang-orang yang akan mendapatkan kekayaan besar. Apabila orang ingin kaya maka ia harus mengembangkan bisnis mereka sendiri sampai berhasil. Seperti yang dulu diupayakan Robert dan Kim dengan susah payah.

No comments:

Post a Comment