Monday, 14 July 2014

ITULAH



ITULAH CINTA

Apakah telapak tangan kamu berkeringat, hatimu deg-degan, suaramu tersekat dalam tenggorokan?
Hal itu bukanlah cinta, tapi suka

Apakah tanganmu tidak dapat berhenti memegang dan menyentuhnya?
Hal itu bukanlah cinta, tapi nafsu

Apakah kamu selalu ingin memamerkannya pada semua orang?
Hal itu bukanlah cinta, tapi bangga

Apakah kamu menginginkannya karena anda tahu dia akan selalu disampingmu?
Hal itu bukanlah cinta, tapi kesepian

Apakah kamu masih bersamanya karena semua orang menginginkannya?
Hal itu bukanlah cinta, tapi ketakutan

Apakah kamu menerima pernyataan cintanya karena kamu tidak mau menyakiti hatinya?
Hal itu bukanlah cinta, tapi kasihan

Apakah kamu bersedia untuk memberikan semua yang dia minta?
Hal itu bukanlah cinta, tapi kemurahaan hati

Apakah kamu masih bersamanya karena campuran dari rasa sakit dan kegembiraan yang tidak dapat digambarkan dan sangat membutakan?
Itulah cinta

Apakah kamu menerima kekurangannya karena hal itu adalah bagian dari kepribadiannya?
Itulah cinta

Apakah kamu tertarik pada orang lain tapi masih bersamanya dengan setia?
Itulah cinta

Apakah kamu rela memberikan hati, kehidupan dan kematianmu?
Itulah cinta

Apakah hatimu tercabik bila dia sedih?
Itulah cinta

Apakah kamu menangis untuk kepedihannya biarpun dia merasa tegar?
Itulah cinta

Apakah matanya melihat hatimu yang sesungguhnya dan menyentuh jiwamu secara dalam sekali sampai terasa nyeri?
Itulah cinta

Sekarang, jika kamu tahu bahwa cinta itu menyakitkan dan menyiksamu begitu rupa, lalu mengapa kamu masih juga mencintai?
Kesakitan ini… penderitaan ini…?
Mengapa hal ini adalah yang kamu cari dan kamu inginkan?
Semua penyiksaan ini, sebuah kematian terhadap ego dan kepribadian sendiri?
Mengapa???
Semua ini disebabkan oleh… CINTA


No comments:

Post a Comment