Monday, 2 June 2014

Skenario



TANGGA DRAMATIK
Unsur-unsur dramatik dalam sebuah skenario meliputi:
      CONFLIC
      CURIOUSITY
      SUSPENCE.
      SUPRISE.


CONFLIC
      Konflik terjadi karena action yang sedang bergerak menuju tujuan bertemu hambatan yang menghalanginya.
      Sebagaimana sifat action yang digerakan oleh motivasi; ia tidak mau ditahan, akan melawan kalau dihambat.
      Maka terjadilah pertikaian. Pertikaian itu adalah konflik.
      Bila konfliknya besar, maka nilai dramatiknya akan tinggi, begitu juga sebaliknya.
      Mengecilkan konflik dengan cara mengecilkan kekuatan action dan hambatan. Atau salah satu kekuatannya jauh lebih besar.
      Kalau kekuatan action jauh lebih besar daripada hambatan, maka action akan mudah saja mengalahkan hambatan, artinya pertikaiannya hanya sederhana saja atau konfliknya kecil.

CORIOUSITY
      Rasa ingin tahu
      Sifat manusia yang amat tua, yang dimulai oleh adam dan hawa berada di surga. Adam dan hawa mendapat peringatan dari allah bahwa mereka dilarang keras mendekati pohon terlarang yang bernama khuldi, bahkan memakainya.
      Sementara tidak ada penjelasan tidak boleh? Disini terjadilah ‘corious’ “kenapa tidak boleh?!” hingga akhirnya adam dan hawa melanggar larangan allah tersebut.
      Penonton akan tertarik mengikuti jalan cerita, kalau problem pokoknya memancing curiousity yang kuat

Disalin dari document power point materi kuliah Teknik Produksi Film, KPI UIKA, dosen: Saeful Adha.

No comments:

Post a Comment