Thursday, 12 July 2018

ZISWAF: LEBIH DARI SEKADAR FILANTROPI

ZISWAF: LEBIH DARI SEKADAR FILANTROPI
Tiar Anwar Bachtiar

Mendiskusikan apa yang dalam istilah Islam disebut sebagai “zakat”, “infak”, “shadaqah”, dan “wakaf” (selanjutnya disingkat menjadi Ziswaf) dalam konteks kekinian terasa sudah menjadi kebutuhan. Apalagi dikaitkan dengan tantangan kesejahteraan social yang di Indonesia masih menjadi persoalan serius. Negara yang menjadi pemangku amanah utama untuk mewuudkannya dianggap belum berhasil. Salah satu indikasinya adalah angka kemiskinan yang masih tinggi dan ketimpangan (gap) antara kaya dan miskin sangat menyolok. Oleh sebab itu, pelembagaan dan massifikasi Ziswaf menjadi salah satu sarana untun mencari solusi mengatasi problem kesejahteraan sosial yang masih timpang.

Tuesday, 3 July 2018

ZIONISME DAN RESPON MUSLIM

ZIONISME DAN RESPON MUSLIM
Oleh: Adian Husaini, MA

“If you will it, it is no dream”
(Theodore Herzl)


1. Zionisme dan penentangnya
Zionisme bisa dikatakan satu ideologi sekular yang sangat dramatis dan sukses mencapai tujuannya di abad ke-20. Berangkat dari rumusan sederhana terhadap kondisi riil fenomena “anti-semitism” (lebih tepat: Anti-Jews) di Eropa, ideologi ini disusun dengan sasaran jelas: membentuk sebuah negara Yahudi. Dalam tempo 50 tahun, sejak Kongres Zionis Pertama, tahun 1897, negara Yahudi – yang diberi nama Israel – itu berdiri pada 14 Mei 1948. Menghadapi berbagai penindasan Yahudi di Eropa kalangan Yahudi ketika itu terbelah menjadi dua. Satu berpikiran, “asimilasi” dengan masyarakat Kristen Eropa-Amerika adalah cara yang tepat untuk mengatasi problema Pikiran lain adalah Zionisme politik. Bahwa, masalah Yahudi hanya bisa diselesaikan dengan mendirikan sebuah negara khusus untuk kaum Yahudi.

Sunday, 1 July 2018

URGENSI JIHAD BIL-‘ILMI

URGENSI JIHAD BIL-‘ILMI
(Mengkaji Konsep dan Kiprah Jihad Imam al-Ghazali)
Oleh: Dr. H. Adian Husaini


---------------------------------------------------------------------------------------------------
Rasulullah saw bersabda:
“Al-Mujahid man jahada nafsahu fi-Allah ‘Azza wa-Jalla”. (Mujahid adalah seseorang yang melakukan jihad melawan hawa nafsunya di jalan Allah).
“Jahid al-mushrikina bi amwalikum wa anfusikum wa alsinatikum”. (Berjihadlah melawan orang-orang musyrik dengan hartamu, jiwamu, dan lisanlisanmu).
Man kharaja ila thalabil ‘ilmi fa-huwa fi sabilillah hatta yarji’a (Barangsiapa yang keluar rumah untuk mencari ilmu maka ia sedang berjihad di jalan Allah, sampai dia kembali).
---------------------------------------------------------------------------------------------------

Saturday, 30 June 2018

Tafsir Feminis: Tantangan Terhadap Konsep Wahyu dan Tafsir

Tafsir Feminis:
Tantangan Terhadap Konsep Wahyu dan Tafsir
Henri Shalahuddin, MA


Pendahuluan
Keunikan al-Qur'an sebagai wahyu, -baik dari sisi redaksi maupun maknanya, mengharuskan umatnya untuk menempuh metodologi khusus yang sejalan dengan konsep wahyu dalam Islam, terlebih saat berinteraksi dengan kandungan ayat-ayatnya. Konsep wahyu dalam Islam secara selektif menolak segala metode penafsiran liar yang bertentangan dengan sifat dasar wahyu. Sebab al-Qur'an adalah Firman Allah SWT yang diturunkan kepada Rasulullah SAW melalui malaikat Jibril, kemudian diwariskan dari generasi ke generasi secara mutawÉÏir, tertulis dalam mushaf dan membacanya adalah ibadah. Dengan demikian, al-Qur'an adalah rujukan utama kaum Muslimin dalam berislam, bermuamalah dan sekaligus sebagai pegangan hidup.

Wednesday, 20 June 2018

SOLUSI DAMAI AHLU SUNNAH DAN SYIAH DI INDONESIA

SOLUSI DAMAI AHLU SUNNAH DAN SYIAH DI INDONESIA
(Kajian terhadap Buku-buku Syiah di Indonesia)

Oleh: Dr. Adian Husaini
(Peneliti INSISTS)


Pada Hari Kamis, 19 Januari 2012, Jurnal Islamia-Republika, (hal. 23-26) – Jurnal Pemikiran Islam bulanan hasil kerjasama antara INSISTS dan Harian Republika -- menurunkan kajian tentang Syiah. Artikel saya berjudul “Solusi Damai Muslim Sunni-Syiah”. Artikel Dr. Anis Malik Thoha berjudul “Syiah di Malaysia” menceritakan tentang kebijakan pemerintah Malaysia yang menetapkan Syiah sebagai ajaran sesat dan terlarang. Ada juga artikel Bahrul Ulum dari Insitut Peradaban Islam (Inpas) Surabaya, yang menguraikan tentang pandangan K.H. Hasyim Asy’ari – pendiri NU -- yang juga menyatakan, Syiah adalah ajaran sesat.

Tuesday, 19 June 2018

SERANGAN TERHADAP AL-QUR’AN DARI ORIENTALIS HINGGA ISLAM LIBERAL

SERANGAN TERHADAP ALQUR’AN DARI ORIENTALIS HINGGA ISLAM LIBERAL

Oleh: Adnin Armas, M.A.


Menghujat Otentisitas Mushaf Utsmani
Akhir-akhir ini, pemikir muda Indonesia dengan latar-belakang pendidikan agama telah melontarkan gugatan dan hujatan terhadap al-Qur’an. Fenomena ini adalah kasus baru karena ketika penjajah Belanda, Inggris dan Jepang berada di Indonesia, kasus-kasus seperti ini tidak terjadi. Makalah di bawah ini akan memaparkan dan menelusuri pemikiran beberapa pemikir muda Indonesia yang menggugat otentisitas al-Qur’an. Makalah ini menyimpulkan pemikiran para orientalis Yahudi dan Kristen yang memang tidak meyakini akan kesahihan al-Qur’an tampak nyata berada di balik pemikir muda Indonesia.